PARPOL di ZAMAN ORDE BARU

Di zaman Orba dulu, PDI (tanpa P) sering menggunakan ibu jari, jari tengah dan kelingking untuk menunjukan angka tiga, nomor peserta PDI dalam pemilu. Cara ini meniru salam anak metal yang berarti I love you. Percaya atau tidak, walaupun PDI selalu berada di urutan ke tiga di bawah Golkar dan PPP, tapi partai ini banyak menarik simpati anak muda penggemar musik rock. Yeah……!

Lain lagi ceritanya dengan Golkar yang selalu mendapat nomor urut dua dalam pemilu. Orang Golkar menyatakan nomor urut partainya dengan jari telunjuk dan jari tengah yang membentuk huruf V. Kita tahu tanda itu juga berarti victory, kemenangan. Golkar memang selalu dimenangkan dalam semua pemilu di zaman Orba.

Kalau PPP, cukup digambarkan dengan satu jari. Partai ini berada di urutan pertama daftar peserta pemilu di zaman Orde Baru, walaupun tak pernah keluar sebagai pemenang pemilu. Soal satu jari itu, terserah yang punya jari mau menggunakan jari yang mana. Pada umumnya menggunakan jari telunjuk, tapi seorang teman pernah juga menggunakan jari tengah dengan punggung tangan menghadap ke depan. Katanya, yang penting jumlahnya satu 🙂

 

Pengayoman, 11 April 2012

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *