Antara Syamsul Arifin, Gatot Pujo Nugroho dan Basuki Tjahaya Purnama

Posted by

 

H. Gatot Pujo Nugroho, A.Md., ST., M.Si., politisi Partai Keadilan Sejahtera. Menjadi Plt. Gubernur Sumatera Utara sejak tahun 2011 s/d 2013 menggantikan Syamsul Arifin yang terjerat kasus korupsi. Sebelumnya Syamsul dan Gatot menang melalui pemilihan langsung pertama yang diadakan di Sumatera Utara. Mereka berdua dicalonkan oleh partai Islam PPP, PBB dan PKS.

 

Mengakhiri periode pertamanya sebagai pelaksana tugas gubernur, Gatot kemudian maju mencalonkan diri sebagai gubernur pada tahun 2013 berpasangan dengan H. Tengku Erry Nuradi dengan tagline Ganteng. Pasangan Ganteng ini terpilih sebagai Gubernur – Wakil Gubernur Sumatera Utara untuk periode 2013 – 2018. Sayang di tengah jalan Gatot harus berurusan dengan KPK untuk kasus suap hakim PTUN. Dia harus mengakhiri jabatannya sebagai gubernur pada tahun 2015 dan menyerahkannya kepada sang wakil, H. Tengku Nuradi.

 

Orang Medan mungkin tertawa menyaksikan hiruk-pikuk pilkada DKI. Dibandingkan dua gubernur mereka yang tersangkut kasus di KPK, Ahok bisa dikatakan sebagai sebuah antitesis. Walaupun hanya meneruskan tugas Jokowi sebagai gubernur DKI, Ahok sudah cukup banyak berbuat untuk Jakarta, tapi hampir setiap saat didemo oleh ormas dan partai Islam, bahkan jauh sebelum kasus keseleo lidah tentang surah Al Maidah 51 itu. Di Medan, dua gubernur korup itu tak berbuat apapun tapi tak pernah didemo warga Sumatera Utara. Jelas mereka berdua berasal dari partai Islam : PPP, PBB dan PKS.

 

Saya bukan pendukung Ahok, tapi gerah melihat sikap tidak adil dan dzalim dari sekelompok orang yang menamakan diri pembela Islam. Sikap memaksakan kehendak untuk mentersangkakan Ahok, mengadili dan menghukumnya adalah sikap yang tidak sepantasnya dilakukan di negara yang berlandaskan hukum. Kalaupun dia salah, biarkan lembaga peradilan melaksanakan tugasnya, sebagaimana proses hukum yang berlaku di sebuah negeri yang beradab.

 

 

Lingkas, 10 November 2016

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *