SYAHRUL YASIN LIMPO

Posted by

 

Gubernur dua periode ini, memimpin Sulawesi Selatan dengan gaya yang sangat elegan. Tanpa hiruk-pikuk, banyak rencana terlaksana dengan baik dengan angka-angka pertumbuhan yang sangat mencolok, jauh melampaui angka pertumbuhan nasional. Kadang tampil di depan publik dengan syal yang melilit di leher dan wajah yang ditekuk, tanpa suara. Pertanda sedang memikirkan banyak hal penting. Irit bicara tapi banyak penghargaan dari mana-mana. Tentu ada saja suara miring yang mempertanyakan asal-usul beragam piala dan piagam itu. Masa bodohlah. Sebagai warga Sulawesi Selatan, saya ikut merasakan banyak perubahan dan kemajuan. Ada yang bilang semua itu hasil kerja para walikota dan bupati. Memang benar. Dan mereka bekerja di bawah komando Sang Komandan.

Ke depan orang Sulawesi Selatan harus berhati-hati agar apa yang telah dicapai hari ini tetap bisa dipertahankan. Kita tak butuh pemimpin yang berisik, yang dengan ringan mengumpat “tai laso” di depan publik. Kita tak butuh pemimpin yang mudah diprovokasi, yang mengumbar kemarahan di media sosial. Kita butuh pemimpin yang mampu bekerja dalam diam, tanpa hiruk-pikuk.

Panjang umur Komandan!

5 Maret 2016

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *