OBITUARY

Posted by

(i)
Mereka yang dipanggil kini, seberapa jauh harus berjalan sebelum tiba pada keabadian?
Kita yang tersisa dan menunggu, sia-sia bertanya tentang waktu.
Hidup dan maut saling bersisian, dalam kerahasiaan.

(ii)
Pada akhirnya kitapun harus menyerah.”Kullu nafsin dza iqatul maut”

(Kau kah itu Izrail, yang datang berkunjung tanpa mengetuk, tanpa salam yang terucap? Sesungguhnya kau datang membawa pesan cinta dari Sang Khalik, pemilik bumi dan langit, penguasa atas hidup setiap mahluk. KepadaNya aku berserah diri)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *